''my journey''

Posts tagged ‘TREVELING’

THE NAKED TREVELER 3 (RESENSI)

Image

Judul buku                   :   The Naked Traveler 3

Pengarang                   :   Trinity

Penerbit                       :   B-First

Tahun Terbit                 :   2011

Tempat Terbit               :   Yogyakarta

Tebal Halaman             :   324 halaman

Welcome back, Trinity!. Trinity balik lagi dengan segudang cerita menarik tentang petualangannya menjelajahi dunia. Buat yang belom kenal, Trinity adalah seorang penulis lawas (kalo nggak mau dibilang tua) dibidang traveling. Bukunya The Naked Traveler dan The Naked Traveler 2 laris asyik (bukan makanan, jadi nggak bisa dibilang laris manis) dipasaran. Selain sebagai penulis buku, Trinity juga menjabat sebagai Editor in Chief sebuah majalah travel ternama “Venture”, pengisi program traveling di radio Indika FM, blogger, dan kolumnis di Yahoo! Travel. Bisa dibilang, beliau adalah petualang sejati. Beliau bukan tipikal pejalan yang hanya mengikuti panduan-panduan umum kemana dan bagaimana menuju tempat tujuan, tapi beliau membuat seri petualangannya sendiri. Bahkan terkadang tidak mengunjungi tempat-tempat wisata, tapi hanya berjalan dan mengenal banyak orang di wilayah tersebut. Di buku ini Trinity menuangkan segala macam pengalamannya, baik ketika mengunjungi suatu tempat maupun bagaimana keadaan masyarakat di daerah tersebut.

The Naked Traveler, berisi potongan-potongan cerita sang penulis diberbagai negara yang dikunjunginya. Banyak cerita-cerita baru (dan sangat lucu) yang akan membuat kita berkata “hmm…ini baru bener-bener petualangan”. Secara, penulis emang suka banget berpetualang ke tempat-tempat yang nggak biasa. Bahkan, buku ini dibuka dengan pengalaman penulis dalam “Tur Hantu” (hah! apan tuh?!!) dan tempat berlangsungnya “Tur Hantu” ini di Bandung. Kita semua kan tahu, yang namanya ke Bandung, kalo nggak belanja ya wisata kuliner. Tapi ternyata ada loh hal-hal yang nggak biasa yang bisa kita jalanin, contohnya ya “Tur Hantu” ini. Dan masih segambreng lagi cerita menarik di buku ini.

Si Ninik (secara, hitung-hitung umur kayanya dah tua, hehe..) yang satu ini, memiliki gaya khas penulisan yang ringan, jadi situasi dan kondisi yang dialaminya walaupun terkesan biasa bisa membuat kita ngakak nggak karuan. Positifnya buku ini, penulis lebih banyak mengisahkan tentang kebiasaan, adat dan budaya yang unik dari penduduk tempat yang dikunjunginya, hal yang tidak biasa dari sebuah buku traveling. Selain itu, banyak banget tips-tips penting tapi singkat dan padat buat para traveles baru. Yang patut diancungin jempol, nggak semua tulisannya berisi ketawa doang, ada juga bagian yang memberikan pandangan baru (kritik dan saran), baik dari segi personal bagi para traveler maupun untuk perbaikan pariwisata negara Indonesia ke depan. Negatifnya, buku ini berantakan banget urutannya. Jadi jangan heran kalo habis nyeritain kisah petualangan di Cina, eh…nggak taunya langsung kabur ke India. Habis ujlek-ujlekan naik Onta di Sinai, menclok ke Laut Mati, dan berakhir di Onsen (pemandian air panas) di Jepang. Emang sih, tiap cerita dikelompokin berdasarkan satu tema, dan justru itu kurangnya, pengelompokan tema ini bisa membuat satu cerita diulang kembali. Yaahh…gitu deh, segala sesuatu kan memang ada segi positif dan negatifnya, tapi yang pasti tetep aja nih buku wajib banget buat dibaca, walaupun belum mungkin untuk mengikuti jejak petualangannya (kan mahal biayanya) setidaknya kita bisa menghayalkan tempat tersebut sambil ngetawain si penulisnya. Asyik kan?